PARIWISATA
 
images
 
JIKA Anda ke Toraja, rugi rasanya jika tidak menjejakkan kaki di rumah adat beratap batu ini. Usianya 700-an tahun. Lokasinya di Lembang Banga, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja.
 
Dari kota Makale, ibukota Tana Toraja, jarak ke rumah kuno ini sekitar 10 kilometer ke arah barat. Menuju ke lokasi ini, Anda boleh menempuhnya dengan kendaraan pribadi, baik sepeda motor atau roda empat. Boleh juga menggunakan angkutan umum dan turun di Passo'bo, lalu menumpang ojek menuju lokasi ini.
 
Tongkonan Papa Batu ini merupakan salah satu rumah adat kuno yang diperkirakan telah berumur 700 Tahun. Tongkonan ini sangat disakralkan oleh warga. Ukuran bangunan kira-kira 3x10 meter.
 
Yang menonjol pada Tongkonan ini karena keunikannya. Selain karena atapnya yang masih dipertahankan sejak dulu, yakni atap batu, juga karena modelnya yang sangat tua dan kauu-kayunya masih sangat alot.
 
Atap batu dengan ketebalan kurang lebih 5 cm tentu sangat berat karena jumlahnya banyak dengan model berderet. Tapi, tak satupun yang bocor. Pada ujung atap ada dua lo
Iubang di sisi kiri dan kanan sebagai tempat mengikat tali rotan pada balok rangka atap.
 
Meski berat, kayunya yang kuat tak rubuh. Puncak atapnya di tutup dengan pecahan bambu agar hujan tidak merembes atau masuk ke dalam tongkonan.
 
Pahatan lempengan batu yang digunakan sebagai atap berjumlah kira-kira lebih dari 1000 yang masing-masing beratnya 10 kg. 
 
Tongkonan tersebut ditopang 55 buah tiang yang berasal dari kayu, lantai dari papan, dinding kayu berukir. Pada tongkonan ini hanya memiliki satu pintu masuk yang terletak pada bagian tengah sisi kanan dari bangunan.
 
Keunikan lain dari tongkonan ini adalah aturan jika memasuki rumah ini. Jika hendak masuk, pintunya bukan diketuk menggunakan jari seperti laiknya rumah pada umumnya, melainkan dengan kepala sebanyak tiga kali.
 
Setiap pengunjung yang ingin melihat harus mengikuti aturan yang sudah ditentukan oleh penghuni dari tongkonan tersebut karena apa bila pengunjung tidak mengikuti aturan yang ada biasanya pada saat pulang akan mengalami "kecelakaan atau mengalami sakit".
 
Benar atau tidak, tapi itulah pengakuan dari tuan rumah. Keberadaan Tongkonan Papa Batu ini membuat Tanpa Toraja semakin dirindukan banyak orang. (*)
 
Dikumpulkan dari berbagai sumber.
Sumber foto: @torajafolks
 
 

 

 

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TANATORAJA
Jl. Pongtiku No.120, Pantan, Makale, Kabupaten Tanatoraja
Sulawesi Selatan

PENGUNJUNG

0000196017
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Bulan ini
Total
445
841
4940
5260
196017


18 guests