Plt Gubernur Sulsel Hadiri Acara Konferensi Penyiaran Indonesia 2021

admin IKP
0 0
Read Time2 Minute, 22 Second

DISKOMINFO, Makale – Pelaksana Tugas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman membuka secara resmi acara Konferensi Penyiaran Indonesia 2021 secara virtual, Rabu (15/9/2021)

Konferensi Penyiaran Indonesia ini, salah satunya Seminar Nasional dengan mengangkat tema “Mewujudkan Media Komunikasi dan Industri Penyiaran yang Sehat, Tangguh dan Berbasis Kemanusiaan” yang berlangsung pada tanggal 15-16 September 2021.

Menghadirkan berbagai narasumber dengan Keynote Speaker yakni Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno.

Seminar Nasional ini diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan KPI beserta berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Penyiaran Indonesia tahun 2021 ini.

“Semoga dengan kebersamaan ini kita bisa saling menguatkan untuk menghadirkan siaran-siaran yang lebih inovatif dan edukatif untuk masyarakat,” jelas Beliau.

Di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini, menjadi waktu yang tepat untuk melahirkan berbagai inovasi serta gagasan dalam pemanfaatan teknologi di era digitalisasi ini.

“Dalam industri penyiaran ini kita sangat berharap bagaimana meningkatkan upaya mengedukasi masyarakat melalui Komisi Penyiaran Indonesia dengan menayangkan siaran yang lebih baik. Mari saling menopang untuk menghasilkan penyiaran yang lebih edukatif bagi masyarakat kita. Tentu ini akan mendukung dan memberikan inspirasi bagi masyarakat di sekitar kita,” jelas Beliau.

Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Keterpurukan sektor pariwisata yang sampai dengan 80% dari segi devisa ternyata menyisakan satu harapan pada bagian ekonomi kreatif yaitu sub sektor televisi dan radio yang menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

“Sektor televisi dan radio serta sektor penyiaran lainnya mengalami revival, kami melihat semangat untuk beradaptasi dan berinovasi agar dapat bangkit dari pandemi COVID-19, dimana kita terapkan strategi inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Teknologi digital dan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fenomena yang spektakuler “, jelas Beliau.

Beliau berharap kepada industri media dan komunikasi akan terus berkolaborasi guna menciptakan satu pemikiran luhur di mana sektor penyiaran mendukung pembangunan bangsa dan mendukung terciptanya generasi ke depan yang berakhlak baik.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan bahwa Komisi Penyiaran Indonesia akan selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik yang konstruktif sebagai upaya perbaikan kinerja KPI.

“Kami berharap di dalam forum ini para pakar serta penggiat komunikasi dan penyiaran duduk bersama mengkonsolidir gagasan untuk penyiaran yang jauh lebih inovatif dan berkualitas untuk masa depan,” ujar Beliau.

Rektor Universitas Hasanuddin Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan bahwa dalam era informasi ini media penyiaran menjadi salah satu tulang punggung kehidupan masyarakat global yang perlu terkoneksi satu sama lain melalui informasi terkini yang bisa dijangkau luas.

“Kita berharap media komunikasi dan industri penyiaran harus berbasis pada kepentingan publik, tidak dipengaruhi oleh kepentingan sektoral atau tertentu yang tidak sangat mengedepankan keadilan, kemanusiaan dan kepentingan keselamatan. Dukungan sumber daya manusia yang handal sangat diperlukan untuk terciptanya media komunikasi dan industri penyiaran yang tangguh dan sehat serta berbassi kemanusiaan,” jelas Beliau. (ikp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Data Monitoring Penanganan Covid-19 Kab. Tana Toraja Hari Sabtu, Tanggal 18 September 2021, Pukul 17.00 WITA :

Sebanyak 9 yang Selesai Isolasi tersebar di : Kec. Makale 2, Kec. Mengkendek 3, Kec. Rembon 2, Kec. Rantetayo 1, dan Kec. Malimbong Balepe 1. Selain itu Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 16 tersebar di Kec. Makale 1, Kec. Rembon 5, Kec. Saluputti 1, Kec. Rantetayo 1, Kec. Sangalla’ 1, […]

Subscribe US Now

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Instagram
Open chat
Hello, ada yang bisa kami bantu