Program Hibah Jalan Daerah Tahun 2020

Servinta
Read Time2 Minute, 57 Second

Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) adalah pemberian hibah dari Pemerintah kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang bersumber dari APBN Rupiah murni. PHJD sebagai suatu upaya percepatan pencapaian target kondisi jalan mantap di KSN.

            PHJD ini dimaksudkan juga sebagai insentif kepada Pemerintah Kabupaten untuk dapat melaksanakan peran dan tanggung jawabnya dalam penyelenggaraan penyediaan pelayaan sektor jalan kepada masyarakat. Program ini didasarkan pada prinsip-prinsip yang telah dilakukan dalam program percontohan yaitu Provincial Road Improvement and Maintenance (PRIM) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kabupaten Lombok Barat (KLB). Beberapa prinsip yang telah berhasil diterapkan, antara lain :

Peningkatan sistem dan prosedur perencanaan, pemrograman dan pembiayaan, melalui Provincial/Kabupaten Road Management System (P/KRMS).
1. Peningkatan kualitas proses pengadaan kemampuan Pemerintah Kabupaten dalam implementasi; penerapan sistem e-katalog untuk jenis pekerjaan pemeliharaan rutin jalan.
2. Peningkatan keterlibatan masyarakat dan transparansi untuk kualitas pekerjaan pemeliharaan jalan; peningkatan peran Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) dalam kegiatan-kegiatan pemeliharaan jalan, penanganan keluhan/masukan masyarakat, dan penerapan kesetaraan gender dan keterlibatan kaum marginal, misalnya kelompok disabilitas, dll.

            Pelaksanaan PHJD akan menggunakan mekanisme sesuai dengan dasar hukun terkait hibah daerah dan tata cara penyaluran hibah ini kepada Pemerintah Kabupaten. Prasyarat mendapatkan dana hibah ini, Pemerintah Kabupaten harus melakukan pembiayaan terlebih dahulu (pre-financing) dengan mengalokasikannya di dalam APBD tahun anggaran berjalan. Selanjutnya, akan dilakukan verifikasi atas output yang telah ditetapkan dan kemudian penggatian/pencairan hibah akan dilakukan dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kementerian Keuangan) kepada Pemerintah Kabupaten melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) berdasarkan rekomendasi teknis dari Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) atas hasil verifikasi.

            Awalnya, Kabupaten Tana Toraja mendapatkan hibah sebanyak Rp. 33.000.000.000,- yang terdiri dari Rp. 30.000.000.000,- untuk fisik konstruksi dan Rp. 3.000.000.000,- untuk insentif. Tetapi setelah mengalami rasionalisasi, besaran hibah tersebut menjadi Rp. 31.824.155.252,- dengan rincian Rp. 28.000.000.000,- untuk pengembangan fisik dan Rp. 2.800.000.000,- untuk insentif. Total target output pembangunan fisik adalah 59 km.

            Untuk Tahun Anggaran 2020, Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) Kabupaten Tana Toraja dibagi atas dua paket pekerjaan yaitu :

1. Paket I : Ruas Rantelemo – Tilangnga, Cs
Terdiri atas tujuh (7) ruas :
– Rantelemo – Tilangnga
– Lemo – Rorre
– Kia’tang – Kalimbuang
– Kalimbuang – Tilangnga
– Tetebassi – Kondoran
– Tondokiring – Lea
– Kia’tang – Batupapan
2. Paket II : Ruas Palangka – Surru, Cs
Terdiri atas enam (6) ruas :
– Paku – Pangleon
– Palangka – Surru
– Kendenan – Palangka
– Baru – Manggau
– Botang – Lapandan
– Makale – Sapandeata

Lingkup Kegiatan yang Dapat Dibiayai Dalam PHJD

            Kriteria kegiatan yang dapat dibiayai dengan dana hibah PHJD terdiri dari kegiatan fisik dan non fisik/institusi.
Kegiatan fisik mencakup :

  1. Pemeliharaan rutin jalan termasuk Backlog and Minor Works (BMW)/Rutin Kondisi, Backlog Minimum/Holding Treatment;
  2. Pemeliharaan berkala jalan;
  3. Rehabilitasi dan peningkatan jalan.

Kegiatan non fisik atau peningkatan institusi/tata kelola mencakup :
1. Peningkatan kepedulian atas isu keselamatan dan kesehatan kerja (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja/SMK3) ;
2. Peningkatan pemenuhan kriteria jalan yang berkeselamatan;
3. Peningkatan kapasitas penyelenggaraan jalan (Dinas PU/Bina Marga, Bappeda, dan instansi tekait lainnya) termasuk penyedia jasa;
4. Peningkatan tata kelola melalui kerjasama dan partisipasi pemangku kepentingan, misalnya pembentukan dan peningkatan peran FLLAJ, Pokdarwis, Simpul Pengetahuan Jalan Daerah (SPJD); termasuk penerapan prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam kegiatan pengelolaan jalan, dll.

Sumber : Dinas PUPR Kab.Tana Toraja

Ruas Lemo - Rorre
« 1 dari 51 »
1 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

5 Pejabat Eselon II Lingkup Pemda Tana Toraja Dilantik Secara Virtual Conference

DISKOMINFO, MAKALE – Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 5 Pejabat Eselon II Lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja secara Virtual Conference melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu 15 Juli 2020. 5 Pejabat Eselon II yang akan dilantik dan diambil sumpahnya didampingi saksi dan Rohaniwan menempati Ruang […]

Subscribe US Now

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Instagram