Tim Toraja Tanpa Pasung melepaskan 3 orang Pasien Pasung di Lembang Sendana Bittuang

Daniel Galenta
Read Time1 Minute, 38 Second

DISKOMINFO, BITTUANG – Tim Toraja Tanpa Pasung kembali mengunjungi Lembang Sendana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja  untuk melepaskan pasien pasung yang ada di wilayah tersebut, Sabtu (27/06/2020).

Hal ini juga merupakan bagian dari Program Pemerintah Daerah dalam upaya implementasi Dimensi Sentuhan Peduli Sesama. Tim ini terdiri dari Bagian Kesra Pemda, RSUD Lakipadada, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Kecamatan.

dr. Kristanty Randa Arung, M.Kes, Sp.KJ selaku koordinator Tim Toraja Tanpa Pasung juga mengatakan bahwa pelepasan pasung merupakan upaya untuk “memanusiakan kembali manusia” supaya mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak seperti manusia normal lainnya.

Pemasungan merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat karena dilakukan kepada orang yang mengalami disabilitas mental, sehingga perlu upaya dan kerja keras lintas sektor untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi tentunya melalui edukasi dan pendekatan kepada keluarga pasien karena keluarga merupakan lini pertama dalam penanganan pasien pasung”, ungkapnya.

Beliau juga menegaskan bahwa pasien yang mengalami pemasungan akibat gangguan jiwa sebenarnya dapat pulih dan stabil, bahkan bisa menjalani kehidupan layaknya orang normal dan kembali produktif jika mendapatkan pengobatan yang tepat dan  teratur serta menjalani rehabilitasi mental dengan baik.

Selain itu RSUD Lakipadada juga telah menyediakan layanan kesehatan jiwa yang sangat lengkap, mulai dari layanan rawat jalan yang terbuka dari hari senin sampai sabtu, layanan rawat inap 1×24 jam dengan fasilitas 4 kamar akut dan 1 kamar subakut dengan kapasitas 3 tempat tidur serta obat-obatan jiwa yang sangat lengkap sehingga pasien tidak perlu jauh-jauh lagi berobat ke Makassar. Semua layanan jiwa di RSUD Lakipadada juga telah ter-cover oleh BPJS.

dr. Kristanty juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah yang sangat peduli dengan masyarakat yang mengalami gangguan jiwa, juga secara khusus kepada bapak camat Bittuang, Andi Palloan yang telah proaktif dalam melaporkan pasien pasung dan berupaya keras untuk menuntaskan pasien pasung yang ada di wilayah kerjanya.

Saya yakin jika semua aparat di tingkat kecamatan dan lintas sektor terkait bersikap proaktif dalam melaporkan dan mengupayakan pelepasan pasien pasung, maka kita dapat menuju Tana Toraja Tanpa Pasung di tahun 2020”, ungkapnya.

1 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:
error

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
Facebook
Facebook
YouTube
YouTube
Instagram