Update Data Monitoring Penanganan Covid-19 Kab. Tana Toraja Tanggal 22 Februari, Pukul 16.00 WITA:

admin IKP
0 0
Read Time45 Second

Sebanyak 12 yang Selesai Isolasi yaitu di Kec. Bonggakaradeng 1, Kec. Gandangbatu Sillanan 7, Kec. Makale 2, Kec. Sangalla Selatan 1 dan Kec. Mengkendek 1.

Terdapat penambahan sebanyak 9 kasus di Kecamatan Makale 5, Kec. Rembon 2 dan Kec. Mengkendek 2

Dengan demikian total terkonfirmasi hari ini sebanyak 1.042 terdiri dari:
Proses sebanyak 51 (8 isolasi rumah sakit, 43 isolasi mandiri). Selesai isolasi 972 dan Meninggal dunia 19.

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengungkapkan duka yang mendalam atas meninggalnya warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19, Semoga Amal dan Ibadah diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas guna mencegah penyebaran Covid-19 dan jangan lupa meningkatkan imunitas tubuh dengan olahraga, istirahat cukup dan makanan dengan gizi seimbang.
Dukung upaya pemerintah dalam 3T (Testing, Tracing, Treatment).

Berikut data sebaran penambahan kasus covid-19

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kegiatan Musrenbang Kecamatan Tahun 2021 Untuk RKPD Tahun 2022

DISKOMINFO, MAKALE – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan digelar mulai tanggal 23/02/2021. Salah satu kematan yang mendapat kesempatan pertama adalah Kecamatan Sangalla’, Gandang Batu Sillanan dan Saluputti. Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala BAPPEDA, asisten dan Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kepala Lembang, serta para undangan. Turut hadir pula Anggota DPRD […]

Subscribe US Now

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Instagram
Open chat
Hello, ada yang bisa kami bantu