Bupati Tana Toraja Menggelar Pertemuan Program Pencegahan Stunting Tingkat Kabupaten

admin IKP
1 0
Read Time1 Minute, 56 Second

DISKOMINFO, MAKALE – Dalam rangka Pemetaan dan Analisis Situasi (Rencana Aksi) Program Stunting Tingkat Kabupaten, Bupati Tana Toraja menggelar pertemuan di Ruang Pola Kantor Daerah pada Sabtu (13/03/2021).

Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, perwakilan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Provinsi Sulawesi Selatan Lukman Nurhakim, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Kepala OPD dan undangan lainnya.

Saat membuka pertemuan, Bupati menyampaikan bahwa stunting adalah satu isu yang krusial secara nasional bahkan dunia. Hal ini menjadi sangat penting karena menyangkut tentang SDM atau aset negara.

“Melihat betapa banyak instansi yang dilibatkan dalam program penanganan stunting ini menunujukkan betapa strategis atau pentingnya isu stunting menjadi perhatian kita namun sampai saat ini hasilnya belum signifikan. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah masalah birokrasi pemerintahan yang menyangkut koordinasi dan sinkronisasi”, ujar Beliau.

Bupati menghimbau agar dana lembang tahun ini harus mengakomodir upaya penurunan stunting serta instansi yang terlibat juga harus bekerja sesuai dengan tugas dalam upaya penurunan stunting.

Selanjutnya pemaparan Wakil Bupati sekaligus sebagai seorang dokter spesialis anak mengatakan stunting adalah gangguan pertumbuhan anak. Dalam masa pertumbuhan anak ada dua kategori yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Walaupun susah dipisahkan namun stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang lama terutama pada 1000 hari pertama kehidupan yaitu mulai sejak janin sampai 2 tahun. Hal ini terjadi bisa karena ketidaktahuan orang tua atapun faktor ekonomi. 

“Asupan gizi yang benar perlu diterapkan setiap hari. Mengajarkan anak makan dengan cara yang benar.  Proses makan buat anak seharusnya adalah proses yang indah seperti ketika orang dewasa pacaran pasti akan menyenangkan bila bisa makan bersama. Hal ini diharapkan juga terjadi pada anak kita, harusnya anak kita menjadi senang saat diajak ke meja makan”, ujar Wakil Bupati.

Selanjutnya, Tim INEY Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Provinsi Sulawesi Selatan Lukman Nurhakim menjelaskan dalam sambutannya bahwa Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri akan berkontribusi melakukan upaya penurunan stunting melalui sinkronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dan daerah. Dalam melaksanakan fungsi pembinaan dan pengawasan akan memberikan petunjuk teknis bagi pemerintah provinsi untuk melakukan penilaian kinerja kabupaten atau kota dalam melaksanakan delapan aksi konvergensi penurunan stunting.

Selain itu, untuk mendukung BKKBN Lukman Nurhakim mengatakan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri menilai pendekatan strategis menurunkan stunting adalah melalui keluarga dengan melibatkan organisasi PKK yang memiliki jaringan dari desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan nasional. (edr/tmk)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Please follow and like us:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Data Monitoring Penanganan Covid-19 Kab. Tana Toraja Tanggal 13 Maret 2021, Pukul 16.00 WITA:

Sebanyak 1 yang Selesai Isolasi yaitu di Kecamatan Makale Utara Dengan Demikian Total terkonfirmasi hari ini sebanyak 1.077 terdiri dari:Proses sebanyak 12 (5 Isolasi rumah sakit, 7 isolasi mandiri). Selesai isolasi 1.046 dan Meninggal dunia 19. Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mengungkapkan duka yang mendalam atas meninggalnya warga yang terkonfirmasi Positif […]

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
Instagram